Senin, 23 Juni 2014

Tugas Kelompok Softskill
Komunikasi Bisnis#
100 Majas

Nama Kelompok:
- Algana Prabandaru
- Jerry Anggoro Kasih
- Hamzah Sepryant
- Rohmad Hidayatulloh
3SA02

A . NOVEL THE HUNGER GAMES
1.      Jemariku terulur. (page:9)
2.      Wajah Prim sesegar tetesan hujan. (page:9)
3.      Wajah Prim semanis bunga Primrose (page:9)
4.      Warna matanya seperti ketela busuk (page:9)
5.      Buku-buku tangan yang bengkak (page:11)
6.      Rasa pahit-manis yang tajam meledak di lidahku (page:15)
7.      Kami tidur dengan perut berkeruyuk (page:17)
8.      Menutup daun jendela mereka (page:18)
9.      Terpana tak kuasa bergerak ketika nama yang disebutkan memantul-mantul dalam tengkorak ku (page:29)
10.  Dalam kepedihan yang berlipat ganda (page:35)
11.  Terkunci dalam semacam dunia kesedihan yang kelam (page:36)
12.  Rumah komunitas akan menghancurkan Prim seperti serangga yang remuk (page:36)
13.  Hujan deras sedingin es menghantam bumi dengan bengis (page:37)
14.  Tanganku sudah kosong kehabisan harapan (page:38)
15.  Udara hangat yang manis (page: 41)
16.  Awan-awan empuk (page: 41)
17.  Matanya berkaca-kaca (page: 44)
18.  Sementara kamera televise melahap wajah kami bulat-bulat (page: 51)
19.  Kata-kata yang terpotong (page: 72)
20.  Menyerap pemandangan setiap jengkal tubuhku dengan matanya (page:75)
21.  Meskipun matahari berselimut awan (page:76)
22.  Menyisiri hutan (page:77)
23.  Kata Cinna dengan pikiran mengawang (page:79)
24.  Semua orang di pompa semangat berlebihan (page:79)
25.  Percikan harapan (page:82)
26.  Kulemparkan ciuman kepada khalayak ramai (page:82)
27.  Rambut seputih kertas (page:83)
28.  Music berakhir dengan letupan riang (page:83)
29.  Elevator disana gelapdan berderit dengan gerakan selamban siput (page:85)
30.  Baunya seperti susu basi (page:85)
31.  Selamat dari pertumpahan darah (page:166)

B . NOVEL AUTUMN ONCE MORE
1.       Aku bisa merasakan jantungku jatuh ke lantai.
2.      Membuat detak jantungku menggila.
3.      Hatiku lumer tidak berbentuk lagi.
4.      Mencium aroma tubuhnya.
5.      Tapi sebaliknya dia datang langsung bikin gempar dunia Rachel.
      Matanya berubah jadi warna laut.

C . NOVEL PERCY JACKSON ‘THE LIGHTNING THIEF’
1.       Mata ibu langsung berkaca-kaca.
2.       Ibuku menatap lidah-lidah api.
3.       ‘Percy’ katanya sambil berteriak, agar suaranya bisa mengalahkan suara hujan.
4.       Aku membeku, memandang Grover.
5.      Kekuatan pun membakar kaki dan tangan ku.
6.       Kepalaku terasa seperti akan pecah.
7.       Terasa olehku racun maut yang berpacu di dada.
8.      Aku meraihnya, tetapi menyadari bahwa tanganku layu sampai tulang.
9.       Tak ada suara, tetapi sejernih Krista
10.   Pertanyaannya menghantam perutku seperti lemparan bola.
11.   Ranselku seberat satu ton sekarang.
12.   Begitu aku mengatakannya, aku ingin sekali menjahit mulutku.
13.   Aku bisa menduga bahwa benaknya berpacu sejuta kilometer per jam.
14.  Berat di ranselku, seperti bola bowling.
15.  Aku terdiam seribu bahasa.
16.  Hati bahkan lebih berat ketika melihat ibuku.
17.   Api menari-nari disepanjang tepi atas kacamatanya.
18.   Pedangnya berkilauan seperti api tertimpa cahaya matahari.
19.  Indraku bekerja lembur.

NOVEL-NOVEL LAIN
1.      Tahun-tahun yang berlumur peluh dan banjir rencana.." (Percakapan di sebuah jembatan - madre by Dewi Lestari).
2.      Sepasang roti pertama kuselipkan selembar keju, pasangan kedua kutamploki telur mata sapi mulus yang dimasak.." (Menunggu layang-layang - madre by Dewi Lestari)
3.      Hubunganku dengan starla ibarat ritual minum jamu pahit yang ditutup dengan segelas mungil air gula." (Menunggu layang-layang - madre by Dewi Lestari)
4.      Burung tak sempat bertanya, apakah dirinya merdu.." (Perempuan dan rahasia - madre by Dewi Lestari)
5.      Perjalananku kelak hanyalah daru perutku menuju dekapanku.." (Rimba amniotik - madre by Dewi Lestari)
6.      tidak demikina dengan pikiranya yang sibuk mencari,.." (Kesatria, putri dan bintang jatuh by Dewi Lestari)
7.      Rana tidak keberatan memiliki hati dingin tanpa api" (Kesatria, putri dan bintang jatuh by Dewi Lestari)
8.      Langsing, sampai ada yang tipisnya seperti bersaing dengan talenan roti." (Kesatria, putri dan bintang jatuh by Dewi Lestari)
9.      Menyerang titik lemah naluri keibuan yang bertetangga akrab dengan naluri pemborosan." (Petir by Dewi Lestari)
10.  Ukuran mulutnya memang extra luas. Kalau jadi kolam renang, ini dia standar Olimpiade". (petir by Dewi Lestari)
11.  Awan hitam yang menggantung sejak dini hari akhirnya tumpah menjadi hujan lebat" (madre by Dewi Lestari)
12.  Seolah aku ini anak tumbuhan yang bisa cari makan sendiri tanpa diurusi." (Madre by Dewi Lestari)
13.  Pak Hadi terus mengoceh seperti tak mendengar pertanyaanku" (madre by Dewi Lestari)
14.  Sesuatu dalam suaranya, yang berubah sejuk dan tak lagi kering.." (Madre by Dewi Lestari)
15.  Namun tiupan angin ini seolah hendak mengupas dagingmu, merontokan tulangmu.." (Have you ever? - madre by Dewi Lestari)
16.  kakiku di ikat urusan Wijaya Elektronik. Usaha yang sebenarnya telah lama wafat." (Petir by Dewi Lestari)
17.  Hati dapat berdenting membentuk harmoni mayor sempurna yang manis di kuping tanpa perlu membuka suara atau memetik gitar." (Akar by Dewi Lestari)
18.  Laki-laki itu mendekat, begitu pasti seperti laju kereta api menuju stasiun tempat memuntahkan isi lambung." (Akar by Dewi Lestari)
19.   Manusia yang selalu hidup di benang perbatasan antara waras dan gila.."(Akar by Dewi Lestari)
20.  Ia tau sejarah. Ia membuka mata terhadap dunia." (Akar by Dewi Lestari)
21.  Suara gitar listrik meraung bising seperti atap seng diamuk angin." (Akar by Dewi Lestari)
22.  Aku melayang. Sempurna seperti Superman." (Akar by Dewi Lestari)
23.   Walau dengan otak berkabut sehabis minum Cap Tikus, mereka masih berusaha mencerna petuah-petuah Bong.." (Akar by Dewi Lestari)
24.   Terkaadang, kau temukan mutiara dalam lumpur ketika melihat seorang Bong berkata dengan suara bergetar." (Akar by Dewi Lestari)
25.   Sorotan matanya setajam lembing menukik.." (Akar by Dewi Lestari)
26.   Air mata dan keringat dingin banjir jadi satu" (Akar by Dewi Lestari)
27.   Badan ini kayak dilem di tembok, nggak bisa bicara, rahang kejang." (Akar by Dewi Lestari)
28.   Akhirnya, saya meletus, meraung-raung, histeris, roboh, kejang-kejang, ngompol dan berak dicelana, sampai akhirnya pingsan." (Akar by Dewi Lestari)
29.   Keriput muka Guru Liong berlarik halus seperti kertas crepe yang meruntai runtai di pesta ulang tahunku yang kesebelas.." (Akar by Dewi Lestari)
30.   Aku memberanikan diri untuk menyentuh muka orang itu, manusia yang selalu memayungiku seperti langit." (Akar by Dewi Lestari)
31.   Menjemput matahari setiap pagi dan mengantarkanya pulang setiap sore." (Akar by Dewi Lestari)
32.   fenomena aneh yang kualami selama di wihara menguap hilang pelan-pelan. (Akar by Dewi Lestari)
33.   Setiap kali kusongsong terbitnya matahari, sesuatu dalam tubuhku seperti terkupas." (Akar by Dewi Lestari)
34.   Kurus kering, bahunya melengkung kedalam seperti tapal kuda.." (Akar by Dewi Lestari)
35.   Langit jakarta menyelimuti kita dengan racun, kata orang-orang." (Akar by Dewi Lestari)
36.   Bahasa Melayu-nya lancar bak berondongan peluru senapan otomatis.." (Akar by Dewi Lestari)
37.   Mikey dan geng surfer-nya senang menaklukan ombak, seolah ombak laut itu binatang buruan macam singa laut.." (Akar by Dewi Lestari)
38.   Dan, dua perempuan di kamar kami, Robin dan Yvonne, mengapresiasikan Kell bak lukisan Monalisa." (Akar by Dewi Lestari)
39.   sebuah senyum aneh mengembang di wajah Kell." (Akar by Dewi Lestari)
40.   Mereka menghujani Kell dengan tanda tanya.." (Akar by Dewi Lestari)
41.   Setiap potong kata dari mulutnya menjadi semakin dinanti.." (Akar by Dewi Lestari)
42.   Fokusnya pun berpulang kepadaku yang menanti dengan pergelangan dibasahi alkohol." (Akar by Dewi Lestari)
43.   Telah kubelah Thailand ke arah timur laut menembus Laos, hanya untuk berputar lagi ke perbatasan Laos-Thailand" (Akar by Dewi Lestari)
44.  Pagi sampai sore kami dipanggang oleh terik matahari.." (Akar by Dewi Lestari)
45.  Kini, aku menjadi salah satu ikan asin yang menjemurkan diri dan tertidur siang disana." (Akar by Dewi Lestari)
46.  Trisna berkobar dalam api dan aku menanggapinya dengan jadi abu." (Akar by Dewi Lestari)
47.  bangkai pun bakal balik bernyawa dengan goncangan segila ini." (Akar by Dewi Lestari)
48.  Gelap meniti turun mengambili cahaya satu demi satu.." (Akar by Dewi Lestari)
49.  Mengalah pada waktu yang terasa membengkak dan membungkam mulut kami" (Akar by Dewi Lestari)
50. kudengar suara tembakan. Satu kali. Dua kali. Keduanya sama sayup sekaligus garang merobek jantung." (Akar by Dewi Lestari).

Senin, 16 Juni 2014

Si Sepatu dan Si Bola

Dahulu kala ada sebuah bola yang berteman baik dengan sepasang sepatu, mereka dapat berteman dengan eratnya karena pemilik mereka adalah seorang yang sangat menyukai sepakbola. Maka dari itulah mereka selalu bersama karena Andrew pemilik mereka selalu memainkan mereka dan membawa mereka kemanapun.
Andrew pun tak segan membawa mereka ke sekolah hanya sekedar tuk memainkan si sepatu dan si bola pada jam istirahat dimulai. Biasanya ketika jam istirahat sekolah dimulai Andrew selalu memainkan mereka dilapangan setelah dia selesai mengisi perutnya yang keroncongan karena lapar di kantin sekolah. Andrew sangat akrab dengan tukang somay langganan nya di kantin yaitu bang David. David pun sudah sangat mengenal Andrew sejak dia pertama kali masuk kesekolah tersebut dan tentu saja dia sangat tahu bahwa Andrew sangat suka bermain sepakbola dan selalu membawa sepatu kesayangan nya dan bola kesayangannya kesekolah untuk dimainkan setelah jam pelajaran selesai. 

Selesai sekolah pun Andrew tidak sabar untuk bermain sepakbola bersama teman-teman nya. Setelah pulang kerumah dan beristirahat sebentar Andrew pun pergi kelapangan di dekat rumahnya pada sore hari untuk bermain bola bersama kawan-kawan sebayanya.
Mungkin hari ini adalah hari yang kurang menyenangkan bagi Andrew. Karena, ketika dia dan teman-temannya bermain bola menggunakan bola kesayangan miliknya tiba-tiba salah satu teman Andrew menendang bola dengan sangat keras sehingga bola tersebut melambung jauh dan menghilang. Andrew dan teman-teman nya pun langsung pergi kearah bola itu ditendang dan mencari dengan sangat serius untuk mendapatkan bola itu kembali. Tetapi sangat disayangkan, bola kesayangan milik Andrew itupun menghilang dan tak pernah kembali lagi.
Tiga tahun pun berlalu dan Andrew kini sudah lulus dari sekolahnya. Dia masih suka bermain sepakbola. Tetapi, Andrew masih sangat mengingat kejadian hilangnya bola kesayangannya setiap kali dia bermain bola. Hal itu disebabkan karena sampai sekarang Andrew masih menggunakan sepatu kesukaannya yang dahulu dia pakai untuk bermain bersama bola kesayangannya.
Suatu hari Andrew terdaftar sebagai salah satu pemain di klub sepakbola di wilayah tempat dia tinggal. Hari demi hari dilaluinya dengan baying-bayang tentang bola kesayangannya yang hilang. Tetapi suatu hari keajaiban pun terjadi.  

Pada saat latihan bersama tim nya Andrew seperti melihat bola kesayangannya tertata dengan rapih dilemari tempat penyimpanan bola bersama bola-bola lainnya di ruang penyimpanan. Andrew merasa sangat penasaran dengan apa yang dilihat, dia berfikir apakah benar itu bola kesayangannya yang hilang sewaktu dulu. Andrew pun mendatangi tempan penyimpanan dengan langkah yang pasti dan langkah itu semakin lama semakin cepat bahkan Andrew pun akhirnya berlari. Dan dia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Ternyata itu memang benar bola kesayangannya sewaktu kecil yang sering dia mainkan bersama sepatu keayangannya. Andrew pun segera mengambil bola kesayangannya tersebut. Tiba-tiba pelatih Andrew datang menghampirinya dan melihat apa yang dilakukannya dan pelatih nya pun menjelaskan kejadian sesungguhnya tentang bola itu.
Ternyata pada saat dahulu bola Andrew menghilang, bola itu ditemukan oleh sang pelatih dan sang pelatih itu pun akhirnya membawa bola tersebut ketempat latihan karena dia tidak tahu bola itu milik siapa dan kemana harus mengembalikan nya. 

Andrew pun sangat senang karena dia dapat kembali bertemu dengan bola kesayangannya. Bola itu seakan akan memang menunggu Andrew datang ditempat penyimpanan sampai sang pemilik menemukannya kembali. Singkat cerita Andrew pun membawa pulang bola kesayangannya tersebut untuk dimainkan bersama sepatu kesayangannya seperti dulu. Dan, Si Sepatu dan Si Bola pun bertemu kembali dan bermain bersama kembali.
Freestyle Football
When Football Becomes Art

 

F
reestyle Football.. pasti adalah sebuah kata yang asing ditelinga orang-orang yang memang belum tau apa itu. Seperti saya pada saat beberapa tahun yang lalu. Berawal dari kecintaan dan kesukaan saya terhadap sepakbola, dan hobi saya dalam bermain bola membuat olahraga ini semakin dekat dengan saya. Tetapi bukan sepakbola yang semakin dekat dengan saya melainkan sebuah seni keterampilan dalam memain-mainkan si kulit bundar ini. Seni itu disebut sepakbola gaya bebas atau dalam bahasa inggris dapat dikatakan Freestyle Football. Sebuah seni yang belum semua orang tau apa itu, sehingga masyarakat belum sepenuhnya mengetahui akan adanya sebuah seni yang menurut saya seni yang indah, karena memadukan antara sepakbola dan sebuah gerakan-gerakan khusus yang dapat mempertunjukkan sebuah pertunjukan yang sangat menarik dan enak untuk dilihat. Masyarakat yang melihat juga sangat tertarik untuk terus melihat pertunjukan yang disajikan sang freestyler ( sebutan untuk orang yang melakukan freestyler ).  Memang freestyle ini agak susah untuk dimainkan karena mempunyai trik-trik yang berbeda dari sepakbola biasa. Bahkan tidak semua pemain bola dapat melakukan hal ini, inilah yang membuat saya tertarik karena ketika saya pertama kali melihat perform freestyle saya langsung berkata “waw.. keren sekali”. Berawal dari itulah saya mulai ada rasa tertarik untuk melakukan freestyle football ini.

           Berawal di tahun 2010-2011
Berawal di tahun 2011 saya mengenal freestyle football ini, pada kira-kira pertengahan bulan lah saya mulai mengetahui, mengenal, dan ingin mempelajari lebih jauh freestyle football ini. Awalnya saya belum mengikuti komunitas freestyle football ini. Saya masih bermain bola atau futsal seperti biasa dengan teman-teman saya dan dengan mengikuti ekstrakulikuler futsal di sekolah. Saya berlatih futsal di sekolah kira-kira 2 kali dalam seminggu, dan juga tambahan futsal lagi dengan teman-teman saya. Kira-kira saya dalam seminggu bisa menghabiskan waktu 4 kali bermain futsal dalam seminggu. Memang sangat padat jika dipikir-pikir tetapi saya tidak memikirkan hal itu, karena yang terpenting dari semua itu adalah kesenangan, keceriaan dengan teman-teman saya dan karena berolahraga tentu saja  kesehatan yang saya dapatkan. Ketika itu sekolah saya mendapat pelatih baru karena pelatih yg lama tidak dapat melatih karena ada sebuah masalah. Pelatih baru inilah yang memperkenalkan saya pada dunia freestyle football ini. Ketika pelatih baru saya sudah mengajar beberapa kali dia mengajak saya dan beberapa teman saya untuk melihat freestyle karena memang pelatih saya yg baru ini juga seorang freestyler. Saya di ajak karena mungkin saya salah satu murid yang cukup rajin dimatanya, karena memang saya selalu datang dan jarang absen sewaktu latihan. Ketika ada sebuah acara gebyar eskur di sma saya pada tahun 2010 dari eskur futsal pada waktu itu berencana menampilkan pertunjukan freestyle football, pelatih saya pada waktu itu mengundang temannya yang juga sesame freestyler untuk perform bersama, pada saat itu saya hanya menonton saja dan belum ikut tampil. 

       Ketika saya melihat pertunjukan itu saya sangat menikmatinya, dan mulai timbul rasa untuk menyukainya. Hari demi hari pun berlalu dan bulan demi bulan pun terlewati di tahun depan tepatnya 2011 gebyar eskur kembali diadakan, dan pertunjukan freestyle pun kembali dipertunjukkan oleh eskur futsal. Pelatih saya bersama temannya yg lain yang berbeda dari yang pertama kembali mempertunjukan kebolehan mereka dalam mengolah si kulit bundar. Pada saat itu saya ikut tampil tapi bukan sebagai freestyler melainkan sebagai anggota futsal yang menampilkan teknik-teknik dasar futsal agar siswa kelas 1 tertarik untuk masuk futsal. Pertunjukan pun berlangsung kira-kira 15 menit, antusias penonton pun sangat hebat dan benar saja pada saat perform selesai dan dibuka pendaftaran ternyata yang mendaftar futsal banyak sekali.

             Beberapa minggu kemudian di senayan atau yang biasa di sebut gelora bung karno ada event freestyle yakni “Indonesia Freestyle Meeting” dimana freestyler-freestyler dari nusantara ini bertemu dan melakukan beberapa kompetisi. Acara ini berlangsung pada hari minggu, dan pelatih saya mengajak saya untuk menonton event tersebut karena kebetulan dia juga akan tampil di acara itu. Saya pun ikut bersama satu orang teman saya. Saya pun melihat satu demi satu freestyler bermain, ada yang berasal dari medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Bali, Lampung, dan lain-lain. Ketika itulah saya mempunyai niat untuk mendalami freestyle football ini. Karena saya sangat menikmati ketika para freestyler bermain, mereka sudah seperti penari bedanya mereka menari menggunakan bola. Saya pun selalu tertarik untuk menonton ketika diajak oleh pelatih saya ke acara-acara freestyle.

 
           Beberapa minggu setelah event Indonesia Freestyle meeting ada event kalibata freestyle championship yang berlangsung di kalibata city square. Saya pun di ajak untuk menonton event tersebut. Saya sangat takjub melihat para freestyler yang menunjukkan aksi mereka, saya pun tidak lupa untuk merekam moment tersebut. Beberapa bulan setelah acara tersebut ada sebuah event perlombaan freestyle lagi di daerah semanggi, Jakarta. Saya pun mendaftar contest tersebut. Ketika sudah tiba harinya saya pun berangkat ke semanggi dengan semangat yang tinggi, dan saya mengikuti perlombaan tersebut. Namun hasilnya saya belum bisa untuk menjadi juara, tetapi saya senang karena hal ini menjadi pengalaman saya untuk masa yang akan datang. Saya pun berada di lokasi tersebut selama seharian penuh. Pada saat itulah saya serius mengikuti Freestyle football ini. Saya pun selama mengikuti freestyle ini sudah mengikuti beberapa acara, event, bahkan job yang membutuhkan kemampuan tersebut. Salah satunya saya pernah mendapat job untuk syuting sebuah sinetron yang berjudul “Garuda Impian” & "Temen Tapi Demen" di salah satu tv swasta di Indonesia, yang pada saat itu syuting berlangsung di daerah Cilandak, juga Cibubur,Jakarta Timur. Selama 2 hari penuh pun saya mengikuti kegiatan syuting tersebut, meskipun lelah tetapi saya sangat senang pada saat itu. Saya pun Alhamdulillah sering ikut liputan-liputan di stasiun televise. Ini juga tidak lupa sebuah rezeki dan karunia dari Allah SWT sehingga saya bisa mengikuti acara-acara tersebut. 

          Saya pun semakin bersemangat untuk mengikuti acara acara freestyle karena menurut saya freestyle itu menyenangkan. Dan pada tahun 2012 ketika ada event seperti tahun lalu yaitu “Indonesia Freestyle Meeting II” saya pun sudah ikut acara tersebut sebagai peserta . ya bisa dibilang sebagai salah satu freestyler perwakilan dari Jakarta.
            Seiring berjalannya waktu saya pun terus mengasah kemampuan saya di freestyle ini. Dan kemampuan saya pun bertambah sedikit-demi sedikit. Namun ada waktu dimana kita mengalami kebosanan, tetapi yang terpenting bagaimana kita bisa mengatasi rasa bosan itu menjadi rasa senang. Karena jika kita ingin mendapatkan yang terbaik maka kita harus senang dalam hal yang kita jalani. Semua hal yang kita jalani harus kita hadapi dengan rasa senang.
Freestyle pun sudah menjadi bagian aktivitas saya saat ini, disamping kuliah, dan lain-lain.

           Freestyle Football di Indonesia
Sama seperti sejarah freestyle football di Dunia. Di Indonesia Freestyle juga telah berkembang begitu pesat. Berawal pada tahun 2001, Indonesia sudah mempunyai freestyle namun berawal dari freestyle basket.. baru sekitar tahun kurang lebih 2004 freestyle bola sudah mulai bermunculan. Saya sendiri bisa dikatakan belum terlalu lama mengikuti komunitas Freestyle Football ini (Freestyle Bola) . saya mengikuti komunitas ini pada tahun 2011 itu.. banyak hal-hal yang saya dapatkan ketika mengikuti komunitas ini. Seperti bertambahnya teman, Persahabatan, kekeluargaan yang didapatkan,  bertambahnya kepercayaan diri, dan sebagai salah satu olahraga tambahan saya selain olahraga bola lainnya seperti sepakbola. Dan saya ingin sekali dapat membanggakan orang tua saya salah satunya melalui Freestyle Football ini.

Selasa, 25 Februari 2014

Tugas Softskill kepariwisataan 2#
Manajemen Tempat wisata beserta kelebihan&kekurangan

Jerry Anggoro Kasih
13611812
3SA02

TAMAN MINI INDONESIA INDAH JAKARTA
      Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah sebuah kawasan wisata yang mengambil tema budaya Indonesia yang terletak di Jakarta Timur. Kawasan wisata ini adalah gagasan dari Ibu Tien Soeharto pada 1970, beliau memberikan gagasan yaitu untuk membangun sebuah miniatur Indonesia yang didalamnya terdapat kekayaan budaya Indonesia seperti rumah-rumah adat dan sebagainya yang dapat menampilkan dan dapat memberikan pelajaran khususnya kepada anak-anak muda generasi penerus bangsa untuk mengetahui secara jelas tentang kebudayaan Indonesia yang sangat beragam. Akhirnya pada tahun 1975 kawasan ‘Taman Mini Indonesia Indah’ resmi dibuka oleh presiden Soeharto.
      Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak pulau dari sabang sampai merauke dan juga dengan kebudayaan yang sangat beragam. Hampir disetiap suku bangsa Indonesia dan di daerah-daerah tertentu mempunyai bangunan khas dengan ciri-ciri yang berbeda-beda sesuai dengan kebudayaan dan kondisi alam di setiap wilayah. Di Taman mini keberagaman bangunan tersebut digambarkan oleh anjungan-anjungan daerah yang mewakili bangunan dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup aspek budaya  masyarakat Indonesia yang ditampilkan dalam setiap anjungan, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

*Visi&Misi
Dari hal diatas dapat dilihat bahwa Taman mini Indonesia indah memiliki visi&misi seperti:
-          *Memperkenalkan Kebudayaan dan Kekayaan Alam kepada Bangsa Indonesia dan Bangsa lain
-           *Mempromosikan potensi keunikan unggulan daerah untuk  menarik Wisatawan dan Investor
*Menyediakan sarana wisata dan pendidikan yg baik untuk kemajuan bangsa.

*Manajemen Taman Mini Indonesia
      Manajemen taman mini Indonesia indah merupakan salah satu manajemen yang cukup baik untuk sebuah tempat wisata di daerah Jakarta. Mereka tetap mengutamakan wisata pendidikan dibanding hanya wisata hiburan semata, hal tersebut dapat terlihat dari diutamakannya wisata yang menampilkan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia, seperti adanya anjungan-anjungan daerah yang memperlihatkan rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia . tentu saja hal ini merupakan sebuah hal yang sangat baik untuk tetap melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia yang semakin lama semakin kurang diminati oleh para pemudanya. Adanya berbagai museum, wahana rekreasi, rekreasi flora&fauna, dan tidak lupa adanya fasilitas-fasilitas seperti hotel&resto, art shop&gallery, gedung serbaguna, public transportation, dan tidak ketinggalan tempat ibadah seperti Masjid, Gereja, Wihara, pura, & klenteng. Semua wahana, tempat wisata dan fasilitas yang disediakan membuat TMII mempunyai manajemen yang cukup baik sebagai tempat wisata.
       Disamping perhatian khusus Taman mini terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, mereka juga memberikan wahana rekreasi untuk para pengunjungnya, seperti Snowbay Waterpark (Kolam renang/wahana permainan air), kereta gantung, Teater I-MAX Keong Emas, Istana Anak, Balon raksasa, DLL.

    Ada juga beberapa Museum yang berada didalam kawasan Taman mini seperti: Museum Indonesia, museum perangko, museum bay’at Al-Qur’an, museum olahraga, museum Indonesia komodo, museum transportasi, dan banyak museum lainnya.
    Taman Mini juga memberikan tempat-tempat untuk para pengunjungnya yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Flora&Fauna, terdapat Taman Reptil, Taman kupu-kupu, Taman Burung, Taman Apotik Hidup, Taman Melati, dan masih banyak yang lainnya.
      Ketika kita mulai memasuki kawasan Taman mini kita akan disambut dengan pintu gerbang yang menampilkan corak yang sangat mencirikan budaya Indonesia, dan ketika kita masuk kita disambut dengan sebuah tugu yang bisa dibilang central/pusat dari Taman Mini. Pengaturan Manajemen tempat di dalam Taman mini cukup baik bahkan untuk hal-hal kecil seperti tempat parkir. Di Taman mini hampir disetiap wahana rekreasi mempunyai lahan parkir sendiri. Bahkan jika kita ingin menuju ke sebuah tempat yang jauh dari area parkir kendaraan maka kita bisa menggunakan Fasilitas yang disediakan pihak Taman Mini seperti mobil keliling, bus keliling, atau bahkan sepeda wisata. Jadi bisa kita lihat bahwa pihak manajemen TMII benar-benar mengatur semua fasilitas agar pengunjung merasa nyaman.
       Fasilitas-Fasilitas lain di TMII juga sangat lengkap mulai dari Kuliner, Hotel, art shop, toko souvenir, gallery, gedung serbaguna (yang bisa digunakan masyarakat untuk membuat acara-acara tertentu seperti wedding, pameran, dan lainnya), transportasi umum didalam TMII, dan tentu saja tempat ibadah. Semua fasilitas tersebut dibuat oleh manajemen TMII sebagai bentuk pelayanan terhadap pengunjung. Dan tentu saja supaya aspek kenyamanan pengunjung akan selalu  meningkat baik.
      Dari segi keamanan, sebenarnya TMII sudah cukup memenuhi kebutuhan keamanannya dibuktikan dengan banyaknya petugas-petugas keamanan yang berjaga di setiap sudut, tetapi ada sudut-sudut tertentu yang tidak dijaga oleh pihak keamanan, hal tersebut dipengaruhi karena lokasi di dalam TMII yang berjauhan antara satu tempat ketempat yang lainnya.
      Dari segi kebersihan, di TMII kebersihan sudah sangat diperhatikan, hal ini bisa dilihat dari minimnya sampah yang berserakan di sekitar area TMII. Hal ini dapat terjadi karena TMII sudah menyiapkan petugas kebersihan yang siap bekerja di setiap sudut dari TMII. Kebersihan sangat diperhatikan TMII karena mereka sadar dengan area mereka yg cukup luas otomatis mereka membutuhkan petugas kebersihan yang cukup memadai. Hanya tinggal bagaimana pengunjung yang datang meningkatkan kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga kebersihan di area TMII dapat selalu terjaga.

*Kelebihan&Kekurangan
*Kelebihan:
Mempunyai Manajemen yang baik, pengaturan manajemen tempat yang baik, mempunyai fasilitas yang cukup lengkap sebagai tempat wisata di Jakarta, lebih mengutamakan wisata pendidikan dan kebudayaan Indonesia.
*Kekurangan:
Harga tiket masuk TMII yang masih relative mahal, keamanan yg kurang bisa menjangkau sudut-sudut tertentu di area TMII mengingat besarnya area TMII.